Pusat Layanan Bahasa Universitas Nurul Huda Berpartisipasi dalam Penyusunan Buku Pendamping BIPA Berbasis Kearifan Lokal

17 Agustus 2026

← Kembali ke Berita
Pusat Layanan Bahasa Universitas Nurul Huda Berpartisipasi dalam Penyusunan Buku Pendamping BIPA Berbasis Kearifan Lokal
Palembang, 15 Agustus 2026 - Pusat Layanan Bahasa Universitas Nurul Huda (UNUHA) turut mengambil bagian aktif dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Buku Pendamping Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan ini berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertempat di Aula Amran Halim, Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan. Keikutsertaan perwakilan dari Pusat Layanan Bahasa Universitas Nurul Huda dalam agenda ini merupakan wujud komitmen kampus dalam mendukung penguatan pengajaran BIPA serta pelestarian bahasa dan budaya daerah Sumatera Selatan di tingkat internasional. Kegiatan bimtek secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Desi Ari Pressanti, S.S., M.Hum., dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai materi pembelajaran BIPA untuk memberikan pemahaman budaya yang mendalam bagi pemelajar asing. Buku pendamping yang disusun tersebut memuat sepuluh cerita anak berbahasa daerah Sumatera Selatan yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selama kegiatan berlangsung, perwakilan Pusat Layanan Bahasa Universitas Nurul Huda bersama 32 peserta lainnya yang terdiri atas akademisi perguruan tinggi, pegiat BIPA, dan pegawai Balai Bahasa yang terlibat aktif dalam diskusi kolaboratif. Forum ini membedah, menyunting, dan menyelaraskan bahan ajar agar siap dipublikasikan pada peluncuran resmi yang direncanakan pada November 2026 mendatang. Kepala Pusat Layanan Bahasa Universitas Nurul Huda menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kemitraan, meningkatkan kapasitas pengajar BIPA di lingkungan Universitas Nurul Huda, serta membuka peluang pengembangan program BIPA yang lebih kontekstual dan berbasis kearifan lokal di masa depan.